Moment Off The Day – 21 Mei

Sahabat Elshifa, kita akan mengingat sebuah peristiwa yang terjadi tanggal 21 Mei.

Hari ini tepatnya tanggal 21 Mei 1998, Presiden Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya pada pukul 9.00 WIB. Wakil Presiden B.J. Habibie menjadi presiden baru Indonesia.

Terpilihnya Soeharto untuk ketujuh kalinya sebagai Presiden RI pada Maret 1998 membuat situasi dalam negeri semakin bergejolak. Penolakan secara terang-terangan akan keterpilihan kembali penguasa Orde Baru kian terasa.

Pada Kamis, 21 Mei 1998 sekitar pukul 09.00, Soeharto sudah mengenakan safari warna gelap dan berpeci. Dengan langkah tenang, dia meninggalkan Ruang Jepara yang ada di Istana Negara menuju Ruang Credentials. Dia kemudian berdiri di depan mikrofon. Dengan nada suara yang datar, tanpa emosi. Presiden Soeharto menyampaikan pidato pengunduran dirinya.

Pidato hanya berlangsung selama 10 menit. Tak ada sesi tanya jawab yang dilakukan. Soeharto menandatangni naskah usai BJ Habibie diangkat sumpah oleh Mahkamah Agung. Dia lalu menyalami anak emasnya yang kini jadi penguasa itu. Tanpa ada satu kata pun disampaikan kepada Habibie, Soeharto langsung meninggalkan ruang Credentials.

Ditemani putrinya, Mbak Tutut, Soeharto menemui piminan DPR.MPR yang menunggu cema di Ruang Jepara tanpa tahu apa yang terjadi selama 10 menit lalu itu. Ketika sampai di ruangan itu, Soeharto menyampaikan dia sudah menyatakan pengunduran dirinya sekaligus serah-terima jabatan presiden kepada BJ Habibie. Sesudah menyampaikan itu, Soeharto keluar dari istana menuruni anak tangga di Istana Merdeka. Dia menaiki mobil yang sudah menunggunya dan meluncur ke kediamannya di Jalan Cendana No. 8-10.

Inilah akhir perjalanan panjang Soeharto yang resmi lengser keprabon atau turun tahta.

Leave a Reply